POSO, SULTENG - Masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Poso menyatakan penolakan terhadap keberadaan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dinilai berpotensi mengancam kelestarian lingkungan, sumber air, serta ruang hidup masyarakat.
Penolakan terhadap aktivitas PETI bukan merupakan isu baru di Poso. Warga di Lembah Napu sebelumnya juga pernah menyampaikan penolakan terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin di wilayah mereka.
Kekhawatiran masyarakat semakin menguat karena aktivitas pertambangan ilegal di Poso dilaporkan berada di kawasan yang memiliki nilai ekologis dan budaya. Di Dongi-Dongi, misalnya, aktivitas PETI bahkan mendapat sorotan setelah ditemukan batu yang diduga memiliki kaitan dengan situs megalitikum.
Masyarakat berharap pemerintah dan aparat penegak hukum mengambil langkah tegas dan terukur untuk menghentikan aktivitas PETI, sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya alam tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat.
"Masyarakat Poso menolak PETI. Lindungi hutan, sumber air, tanah adat, dan masa depan generasi mendatang." 1:07


Posting Komentar